"Kedepankan kecepatan dan ketepatan respons dalam tanggap darurat bencana, mulai evakuasi, penyaluran bantuan, pemberian trauma healing, hingga percepatan pemulihan dan rehabilitasi infrastruktur," kata Asep di hadapan peserta apel, Rabu (5/11/2025).
Selain itu, dia berpesan kepada jajarannya untuk melakukan deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan bencana. Dia meminta upaya tersebut dilakukan secara berkelanjutan berkolaborasi dengan BMKG serta pihak terkait lainnya.
"Kedua, berikan informasi dan imbauan terkait potensi ancaman bencana alam. Yang ketiga, pastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, termasuk peralatan evakuasi, kendaraan operasional, serta ketersediaan bantuan logistik pendukung," ujarnya.
Poin selanjutnya adalah membuat simulasi kegiatan tanggap darurat bencana secara rutin. Upaya ini sebagai sarana edukasi dan latihan kesiapan perniagaan.
Kemudian dia ingin jajarannya melaksanakan tugas kemanusiaan ini dengan penuh empati dan profesional. Harapannya, hal itu tidak hanya menghadirkan rasa aman, tapi juga kenyamanan bagi masyarakat.
"Yang ketujuh, pastikan seluruh kegiatan penanggulangan bencana alam dilaksanakan sesuai dengan prosedur, baik sebelum, saat, maupun setelah terjadi bencana," katanya.
Apel ini diikuti oleh 715 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, BPBD, Basarnas, Dinas Pemadam Kebakaran, hingga Satpol PP. Ratusan sarana prasarana juga disiagakan untuk mengantisipasi kedaruratan bencana.
https://mci.life/2025/11/05/kapolda-metro-minta-jajaran-kedepankan-kecepatan-dan-tanggap-hadapi-bencana-2/?feed_id=105735&_unique_id=690cb29771c49
Tags
BeritaPolisi